𝘑𝘪𝘬𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘴𝘢𝘵 𝘬𝘦 𝘴𝘪𝘯𝘪, 𝘢𝘮𝘣𝘪𝘭 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯, 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭𝘬𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘵. 𝘈𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘭𝘪𝘴 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘴 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱, 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘱𝘢-𝘢𝘱𝘢.

Sunday, December 21, 2008

Cinta Seorang Teman

Dulu engkau kenali, Tak pernah ku sedar
Dari mata yang memandang penuh pengertian
Tapi saat itu telah berubah, Di persimpang usia
Antara kita tak mampu lagi, Berselindung dengan alasan...
Telah ku cantumkan,
Semua impian bersama
Dalam jalinan yang kita bina berdua
Namun apakah erti bila,
Keinginan terlanjur
Lalu menganggu kala dirimu, Selalu ada disisi...
Duhai teman,
Bisakah kau fahami sandiwara ini
Sejak bila berputiknya cinta kita, Menjadi rahsia yang tersimpan
Mewujudkan kenyataan, Ku tak sanggup kehilanganmu
Telah ku cantumkan,
Semua impian bersama
Dari mata yg penuh pengertian, Namun apakah erti bila
Keinginan telah terlanjur, Lalu menganggu sanubariku...
Ku cuba bayangkan waktu dulu
Gurau senda serta pujukan mu, Puisi indah menyatakan kata rinduku
Masa yang lalu meragui, Seluruh harapan muncul kini
Mengapa dan bertanya di mana kesudahan kita...
Duhai teman,
Bisakah kau fahami sandiwara ini
Sejak bila berputiknya cinta kita
Menjadi rahsia yang tersimpan
Mewujudkan kenyataan
Ku tak sanggup kehilanganmu.....

3 comments:

Anonymous said...

bila sendiri menjadi kawan
hanya ku ngerti namamu
bila kawan menjadi teman
mula ku fahami sikapmu
bila teman menjadi sahabat
mula ku kongsi perasaanmu
bila sahabat menjadi kekasih
duniawi ini milik kita bersama.
sikap dan perasan menjadi satu
milikan bersama
mengejar cita dan impian yang tunggal
agar kekal hubungan
adakah kau ngerti erti kasih ini
doa ku mengiringi hidupan mu..
bersabarlah

nuriz said...

Demi cinta yang t`lah lama ku pendam
Demi mengganti semua pengorbanan
Yang telah ku lakukan untukmu
Kau harus jadi milikku..

Anonymous said...

cintamu sudah kusematkan
pengorbananmu wajar kuhargai
bila hati sudah bersatu
hanya masa memisahkan kita
berserahlah kepada-Nya..

𝗠𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗗𝗶 𝗦𝗶𝗻𝗶, 𝗖𝘂𝗺𝗮 𝗗𝗮𝗿𝗶 𝗝𝗮𝘂𝗵

𝙰𝚍𝚊 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚜𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚔𝚊𝚠𝚊𝚗,
 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚖𝚊𝚑𝚞 𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚢𝚊...