𝘑𝘪𝘬𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘴𝘢𝘵 𝘬𝘦 𝘴𝘪𝘯𝘪, 𝘢𝘮𝘣𝘪𝘭 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯, 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭𝘬𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘵. 𝘈𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘭𝘪𝘴 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘴 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱, 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘱𝘢-𝘢𝘱𝘢.

Saturday, September 30, 2017

Saat Aku Harus Belajar...

Saat aku diketepikan,
Aku belajar mengemudi perasaan,
Aku belajar untuk melepaskan,
Aku belajar tunduk pada keadaan...
Saat aku harus menyerah,
Aku belajar erti kalah,
Aku belajar erti pasrah,
Aku belajar untuk terus melangkah,
Aku belajar untuk terus meninggalkan,
Kata-kata yang manis, atau apa sahaja yang menghiris, yang mengguris...
Demi ketenangan,
Apa saja harapan,
Apa saja kenangan,
Tinggal perlu ditinggalkan....

Thursday, September 28, 2017

Demi...

Tahu apa rasanya melangkah pergi meninggalkan sesuatu yang dikasihi?
Perit! Itu yang diingati, itu yang dinanti-nanti,
Namun itu juga yang ketika ini harus dipandang sepi..
Sungguh ya Tuhan..
Ternyata pura-pura tidak peduli itu sangat menyakitkan..
Aku menderita menahan perkataan!
Terlalu ingin rasanya bertempik keras agar semua kesakitan ini terbebas.
Namun tidak mungkin!
Aku tahu bukan itu caranya aku mampu memaksakan bahagia.
Hidup ini bukan tentang aku saja,
Terlalu banyak hati yang perlu kujaga,
Terlalu banyak jiwa yang perlu ku tatang sedaya sempurna.
Lalu aku masih terus begini..
Masih ribut menggelupur mengawal hati,
Masih kalut menyusur arah untuk lolos ujian ini,
Masih bersungguh mengawal situasi agar tak merumitkan apa yang terjadi.
Lalu pada malam yang bertukar siang bertukar malam,
Pada hati yang sekejap merintih sekejap diam,
Ada rasa yang terkorban,
Ada jiwa lelah bertahan,
Demi Tuhan!
Sungguh...Aku rindu Kamu........

Sunday, September 24, 2017

Sepi...

Sepi adalah mutiara embun,
Yg jatuh pada tengah malamnya,
Lalu mengejutkan aku,
Dari lena tidur..
Tetapi,
Bilakah lagi agaknya,
Aku akan terbangun begitu,
Untuk sekali lagi,
Dapat menikmati keindahan sepi,
Yang selama ini,
Menjadi temanku!

Saturday, September 23, 2017

Al'Isyqu...

Ku ingin memeluknya disaat hati sedang merindukan,
Ingin rasa dekatnya kita setelah saling berpelukan,
Ingin ku kucup mesra agar kerinduan itu sirna,
Keinginan untuk bertemu semakin membara,
Debaran dihati belum jua terubati,
Kecuali setelah dua hati saling mengisi...
#150hari

𝗪𝗮𝗸𝘁𝘂 𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗮𝗸 𝗣𝗲𝗿𝗻𝗮𝗵 𝗞𝗲𝗺𝗯𝗮𝗹𝗶

𝘼𝙠𝙪 𝙧𝙞𝙣𝙙𝙪 𝙯𝙖𝙢𝙖𝙣 𝙗𝙞𝙡𝙖 𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥 𝙩𝙖𝙠 𝙩𝙚𝙧𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙗𝙚𝙧𝙖𝙩 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙙𝙞𝙛𝙞𝙠𝙞𝙧𝙠𝙖𝙣.. 𝙕𝙖𝙢𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙠𝙤𝙡𝙖...