Tahu apa rasanya melangkah pergi meninggalkan sesuatu yang dikasihi?
Perit! Itu yang diingati, itu yang dinanti-nanti,
Namun itu juga yang ketika ini harus dipandang sepi..
Sungguh ya Tuhan..
Ternyata pura-pura tidak peduli itu sangat menyakitkan..
Aku menderita menahan perkataan!
Terlalu ingin rasanya bertempik keras agar semua kesakitan ini terbebas.
Namun tidak mungkin!
Aku tahu bukan itu caranya aku mampu memaksakan bahagia.
Hidup ini bukan tentang aku saja,
Terlalu banyak hati yang perlu kujaga,
Terlalu banyak jiwa yang perlu ku tatang sedaya sempurna.
Lalu aku masih terus begini..
Masih ribut menggelupur mengawal hati,
Masih kalut menyusur arah untuk lolos ujian ini,
Masih bersungguh mengawal situasi agar tak merumitkan apa yang terjadi.
Lalu pada malam yang bertukar siang bertukar malam,
Pada hati yang sekejap merintih sekejap diam,
Ada rasa yang terkorban,
Ada jiwa lelah bertahan,
Demi Tuhan!
Sungguh...Aku rindu Kamu........
𝘑𝘪𝘬𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘴𝘢𝘵 𝘬𝘦 𝘴𝘪𝘯𝘪, 𝘢𝘮𝘣𝘪𝘭 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯, 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭𝘬𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘵. 𝘈𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘭𝘪𝘴 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘴 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱, 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘱𝘢-𝘢𝘱𝘢.
Thursday, September 28, 2017
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
𝗠𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗗𝗶 𝗦𝗶𝗻𝗶, 𝗖𝘂𝗺𝗮 𝗗𝗮𝗿𝗶 𝗝𝗮𝘂𝗵
𝙰𝚍𝚊 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚜𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚔𝚊𝚠𝚊𝚗, 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚖𝚊𝚑𝚞 𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚢𝚊...
-
Senyummu adalah bahagiaku..Ceriamu adalah dambaku..Gelisahmu adalah kebimbanganku..Air matamu adalah kesedihanku..Kau pelipur lara dukaku..K...
-
Kadang... Ada saat dimana kita harus hadapi semua dengan sendiri.. Mesti hati menangis, Tiada pilihan lain Selain berusaha TEGAR dan DOA...
No comments:
Post a Comment