Friday, May 11, 2018

Pasrah...

Sungguh kasih ini sudah terlalu!  

Ingin saja aku merayu agar engkau jangan pernah tinggalkan aku.

Ingin sekali aku paksa engkau berjanji agar jangan pergi.

Tolong, jangan pergi!

Tapi aku tahu, sekali pun aku melaung, membentak dan memaksamu agar tetap di sini, takdir itu telah tertulis dan takkan pernah mampu kutepis. 

Sekali pun aku menangis airmata jernih atau merah, semuanya telah jelas termaktub dan telah kemas terkatup di dalam genggaman-Nya.

Semakin lama aku semakin mengerti betapa hakikatnya, akan sampai juga masa untuk engkau pergi. Dan kita akan terpisah juga suatu hari nanti.

Lantas, aku pilih untuk lalui saja hari-hari sesudah ini dengan hati yang ringan memapah sejuta satu kemungkinan.

Tanpa ada lagi pengharapan.

Kerana pengalaman ini sudah cukup mendewasakan!

𝗠𝗲𝗻𝘂𝘁𝘂𝗽 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻, 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗶𝗺𝗽𝗮𝗻 𝗠𝗮𝗸𝗻𝗮

2025 𝙗𝙚𝙧𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙨𝙚𝙥𝙚𝙧𝙩𝙞 𝙗𝙖𝙗 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙚𝙧𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙙𝙞𝙩𝙪𝙩𝙪𝙥. 𝘼𝙙𝙖 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙡 𝙨𝙚𝙗𝙖...