𝘑𝘪𝘬𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘴𝘢𝘵 𝘬𝘦 𝘴𝘪𝘯𝘪, 𝘢𝘮𝘣𝘪𝘭 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯, 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭𝘬𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘵. 𝘈𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘭𝘪𝘴 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘴 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱, 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘱𝘢-𝘢𝘱𝘢.

Sunday, January 15, 2017

Dari Adam untuk Hawa...

Anak hawa yang tercipta untukku kini telah datang..
Walau telah sekian lama aku meniti jejak ke suatu pelosok...
Tapi firasatku mengatakan inilah dambaanku...
Saat ku tatap wajahnya yang elok...
Dia menunduk seraya dayang-dayang yang tak boleh menatap raut sang raja...
Ingin sekali aku memilikinya karena Allah semata...
walau lahir belum mengizinkanku untuknya...
Tapi aku yakin pasti Allah memberikan yang terbaik...
Aku hanya bisa berharap semoga hatinya menyimpan rasa untukku...
karena hatiku telah jatuh untuknya...
Sungguh…
Dia seperti harpa dengan emas putih dan benang-benang kasmaran yang memikat...
dan membuatku seperti malaikat yang tak sabar untuk terbang menghampirinya...
Saat aku memeluknya..
Hati ini bergetar kencang seolah kepasrahannya merenggut jariku untuk memetiknya dengan penuh jiwa dan perasaan...
Seperti malaikat yang haus akan dahaga musikal...
dan selalu hadir di setiap mimpi indah kaum Adam dan Hawa...
Manusia yang menyimpan seribu macam perasaan..
kini sulit terusik jika sedang jatuh...
Dan tak heran jika setiap saat aku selalu melihatnya...

No comments:

𝗠𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗗𝗶 𝗦𝗶𝗻𝗶, 𝗖𝘂𝗺𝗮 𝗗𝗮𝗿𝗶 𝗝𝗮𝘂𝗵

𝙰𝚍𝚊 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚜𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚔𝚊𝚠𝚊𝚗,
 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚒𝚝𝚊 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚖𝚊𝚑𝚞 𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚢𝚊...