𝘑𝘪𝘬𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘴𝘢𝘵 𝘬𝘦 𝘴𝘪𝘯𝘪, 𝘢𝘮𝘣𝘪𝘭 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯, 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭𝘬𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘵. 𝘈𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘭𝘪𝘴 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘴 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱, 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘱𝘢-𝘢𝘱𝘢.

Friday, March 29, 2019

Celaru..

Marak dengan rindu,
Muram dengan cemburu..

Kadang tak tertanggung hati ini dengan ujian-Mu,
Sering aku tersesat mencanai keliru,
Bersabar mencari-cari denai keluar,
Terhuyung hayang memikul beban mencari-cari tempat menyandar,
Letih,
Pedih jiwa terselar!

Pada yang manis itu engkau kirimkan racun,
Pada yang pahit itu engkau letakkan penawar,
Lalu Engkau bertanya - aku pilih yang mana?
Lalu Engkau memaksa - hingga aku terpaksa..
Benar aku ini hamba,
Maka tentu saja aku mahu pilih apa-apa pun yang Engkau suka.
Tapi sungguh aku ini juga manusia biasa,
Kadang tersalah menangguk di air yang keruh,
Kadang lemah menjinak jiwa yang merusuh,
Lalu aku jatuh.
Sakit!


Engkau pandanglah aku..
Tidakkah Engkau berasa kasihan?
Tolong!
Aku mohon,
Hulurkanlah bantuan.
Bantu aku bangkit lagi!
Tolong!
Aku merayu,
Hantarkanlah kekuatan.
Bantu aku keluar dari gaung celaru ini!

No comments:

𝗠𝗮𝗻𝘂𝘀𝗶𝗮

𝖪𝗂𝗍𝖺 𝖽𝖺𝗍𝖺𝗇𝗀 𝗄𝖾 𝖽𝗎𝗇𝗂𝖺 𝗍𝖺𝗇𝗉𝖺 𝗉𝖾𝗍𝖺. 𝖧𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗇𝖺𝖿𝖺𝗌 𝗉𝖾𝗋𝗍𝖺𝗆𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗍𝖺𝗇𝗀𝗂𝗌 𝗌𝖾𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂 𝖻𝖾𝗄𝖺...