Apa saja di dalam syurga semuanya nikmat! Tetapi apalah erti segalanya kalau hati selalu gelisah resah di dalam kesepian seorang diri?
Itulah satu-satunya kekurangan yang dirasakan Adam a.s di dalam syurga. Ia perlu kepada sesuatu, iaitu kepada kawan sejenis yang akan mendampinginya di dalam kesenangan yang tak terhingga itu. Kadangkala kalau rindu dendamnya datang, turunlah ia ke bawah pohon-pohon rendang mencari hiburan, mendengarkan burung-burung bernyanyi bersahut-sahutan, tetapi aduh hai kasihan...bukannya hati menjadi tenteram, malah menjadi lebih tertikam. Kalau angin bertiup sepoi-sepoi basah di mana daun-daunan bergerak lemah gemalai dan mendesirkan suara sayup-sayup, maka terkesanlah di hatinya keharuan yang begitu mendalam; dirasakannya sebagai derita batin yang tegak di sebalik nikmat yang dianugerahkan Tuhan kepadanya.
Tetapi walaupun demikian, agaknya Adam a.s malu mengadukan halnya kepada Allah SWT. Namun, walaupun Adam a.s malu untuk mengadu, Allah Ta'ala sendiri Maha Tahu serta Maha Melihat apa yang tersembunyi di kalbu hamba-Nya. Oleh itu Allah Ta'ala ingin mengusir rasa kesepian Adam.
𝘑𝘪𝘬𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘴𝘢𝘵 𝘬𝘦 𝘴𝘪𝘯𝘪, 𝘢𝘮𝘣𝘪𝘭 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯, 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭𝘬𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘵. 𝘈𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘭𝘪𝘴 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘴 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱, 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘱𝘢-𝘢𝘱𝘢.
Tuesday, September 23, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
𝗪𝗮𝗸𝘁𝘂 𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗮𝗸 𝗣𝗲𝗿𝗻𝗮𝗵 𝗞𝗲𝗺𝗯𝗮𝗹𝗶
𝘼𝙠𝙪 𝙧𝙞𝙣𝙙𝙪 𝙯𝙖𝙢𝙖𝙣 𝙗𝙞𝙡𝙖 𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥 𝙩𝙖𝙠 𝙩𝙚𝙧𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙗𝙚𝙧𝙖𝙩 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙙𝙞𝙛𝙞𝙠𝙞𝙧𝙠𝙖𝙣.. 𝙕𝙖𝙢𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙠𝙤𝙡𝙖...
-
Senyummu adalah bahagiaku..Ceriamu adalah dambaku..Gelisahmu adalah kebimbanganku..Air matamu adalah kesedihanku..Kau pelipur lara dukaku..K...
-
Kadang... Ada saat dimana kita harus hadapi semua dengan sendiri.. Mesti hati menangis, Tiada pilihan lain Selain berusaha TEGAR dan DOA...
No comments:
Post a Comment