𝘑𝘪𝘬𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘴𝘢𝘵 𝘬𝘦 𝘴𝘪𝘯𝘪, 𝘢𝘮𝘣𝘪𝘭 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯, 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭𝘬𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘵. 𝘈𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘭𝘪𝘴 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘴 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱, 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘱𝘢-𝘢𝘱𝘢.

Wednesday, March 14, 2018

Nostalgia Itu..

Tika bersendiriaan ianya hadir mengamit sepi,
Terbayang di ruangan fikirku,
Menatap sayu nostalgia itu,
Menjelajah masa silam yang suram,
Menganggu akal dan fikiran..

Nostalgia itu datang lagi,
Menatap wajah yang hadir,
Dalam tangis dalam tawa,
Senyuman yang bisa meragut kalbu,
Kadang-kadang buat aku ceria,
Kadang-kadang buat aku berduka..

Hadirnya dirinya memang tak pernah kupinta,
Kalau aku dapat memutar masa,
Tak ingin aku mengenalinya,
Suratan takdir siapa menduga..

Dia terpisah jauh tanpa rela,
Berpisah bukan kerana terpaksa,
Hanya nostalgia ku bawa bersama,
Tak pernah luput di telan masa,
Aku yang terluka..

Nostalgia itu..
Terus bermaharajalela,
Disudut hati yang lara,
Andai aku diberi pilihan,
Ingin ku lupa segalanya,
Tapi apa nak dikata,
Aku hanya insan biasa...

No comments:

𝗜𝘀𝗿𝗮𝗸 𝗠𝗶𝗸𝗿𝗮𝗷: 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗟𝗮𝗻𝗴𝗶𝘁 𝗠𝗲𝗺𝗯𝘂𝗸𝗮 𝗥𝗮𝗵𝘀𝗶𝗮

. . . . . . . . . . . . . . 𝗦𝗮𝘁𝘂 𝗺𝗮𝗹𝗮𝗺, 𝗯𝘂𝗺𝗶 𝘁𝗲𝗿𝗹𝗮𝗹𝘂 𝘀𝗲𝗺𝗽𝗶𝘁 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗺𝗲𝗻𝗮𝗺𝗽𝘂𝗻𝗴 𝗿𝗶𝗻𝗱𝘂 𝘀𝗲𝗼𝗿𝗮𝗻...