Sunday, September 16, 2018

Satu Hal..















Satu hal terindah,
Satu hal termanis,
Satu hal yang menyakitkan, 
Disaat aku merasa tak bererti,
Cinta datang dan menyapaku.. 
Saat aku kosong,
Cinta mengisi hariku.. 
Ketika aku sepi,
Cinta menghiburku dengan derai tawa..
Namun ketika cinta pergi, 
Dia membuatku semakin tersungkur.. 
Cinta yang selalu menghapus air mata ini, 
mengukir kristal bening di sudut mata,
bercucuran tiada henti,
menghapus mimpi..

Dan, 
Kaki ini tidak sanggup lagi

melangkah untuk menapak hari 
dari sekian penderitaanku..

Aku sedar, 
Bila aku tidak dapat hidup tanpa cinta... 


Ghairah cinta yang menggelora
aku kepadamu, 
Terbawa dalam setiap mimpiku, 
masuk ke dalam rongga dadaku, 
dan bersenyawa dengan setiap detak jantungku...


No comments:

𝗠𝗲𝗻𝘂𝘁𝘂𝗽 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻, 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗶𝗺𝗽𝗮𝗻 𝗠𝗮𝗸𝗻𝗮

2025 𝙗𝙚𝙧𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙨𝙚𝙥𝙚𝙧𝙩𝙞 𝙗𝙖𝙗 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙚𝙧𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙙𝙞𝙩𝙪𝙩𝙪𝙥. 𝘼𝙙𝙖 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙡 𝙨𝙚𝙗𝙖...